ATTAR SAVING MODE
Energy Saving Mode Using CSS3

Move your mouse to go back to the page!
Gerakkan mouse anda dan silahkan nikmati kembali posting kami!

Copyright * Maret 2012 * attarperdana.blogspot.com - All rights reserved

Selasa, 26 November 2013

Pendidikan Gratis Di Indonesia

 Mengapa harus gratis ?

Jika kita masih mempertanyakan mengapa biaya pendidikan harus gratis maka sebaiknya kita kembali ke tahun 1945 ketika kita memproklamirkan diri sebagai bangsa Indonesia yang merdeka yang bercita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsanya.
Coba pikir, bagaimana mungkin kita akan dapat mencerdaskan bangsa ini jika untuk mendapatkan pendidikan dasar saja warga negaranya kesulitan karena pendidikan yang dikelola oleh pemerintah mahal harganya? Apa gunanya kita merdeka jika ternyata pendidikan dasar dengan kualitas burukpun harus kita peroleh dengan biaya mahal? Mana berkah kemerdekaan yang kita cita-citakan sejak setengah abad yang lalu tersebut? Apakah kita harus menunggu hingga satu abad baru cita-cita kemerdekaan tersebut bisa kita peroleh? Cobalah tengok negara-negara maju atau negara-negara tetangga. Tanpa gembar-gembor :”Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.” “Prioritas utama pemerintahan kita adalah peningkatan kualitas SDM!”, “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”, “Menuntut Ilmu adalah kewajiban sejak dalam buaian sampai liang kubur”, “Hanya dengan SDM yang berkualitas kita dapat membangun negeri ini,” dan berbagai jargon-jargon politik lain, mereka secara otomatis sejak semula sudah menggratiskan biaya pendidikan bagi warga negaranya.
Di Sabah tetangga dekat kita saja sejak bayi lahir disana, entah warga negara atau bukan, sudah berhak untuk memperoleh pendidikan dan kesehatan gratis. Apalagi di negara-negara maju macam Jerman, Inggris, Belanda, Australia, dll. Bahkan warganegara asingpun jika tinggal disana juga berhak mendapatkan pendidikan gratis. Bukan hanya pendidikan dasar tapi bahkan sampai perguruan tinggi. Nah! Apakah pemerintah masih mau mengelak lagi dari kewajibannya memberikan biaya pendidikan dasar bagi warganegara kita sendiri?
Bagi Indonesia jaminan akses terhadap pendidikan dasar sesungguhnya sudah menjadi komitmen antara pemerintah dan masyarakat, seperti yang tertuang dalam UUD 1945 bahwa tujuan negara ialah mencerdaskan kehidupan bangsa. Pentingnya keadilan dalam mengakses pendidikan bermutu diperjelas dan diperinci kembali dalam Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Di dalamnya terdapat kewajiban yang harus dilakukan pemerintah termasuk masalah biaya. Kewajiban pemerintah yang menyediakan biaya pendidikan dasar tertuang dalam
Berdasarkan amanat UUD 1945 pada pasal 31 ayat 2 yang berbunyi “Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya”
Pasal 11 ayat 2 UU Sisdiknas no 20 tahun 2003 berbunyi “Pemerintah dan pemerintah daerah wajib menjamin terselenggaranya pendidikan bagi warga negara yang berusia tujuh sampai lima belas tahun”
Pasal 34 ayat 2 UU Sisdiknas no 20 tahun 2003 berbunyi “Pemerintah dan pemerintah derah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya”
Berdasarkan undang-undang tersebut seharusnya pemerintah mempunyai komitmen yang tinggi untuk melaksanakannya. Karena selain tuntutan dari undang-undang, pendidikan juga dapat meningkatkan kesejahteraan warganya.
Di era otonomi daerah, apalagi menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), seringkali pendidikan dijadikan alat kampenye dari para calon kepala daerah. Dari “pendidikan gratis”, “pemerataan pendidikan”, “pendidikan yang berkualitas”, “pendidikan yang cerdas dan berkualitas” dan lain-lain jika mereka terpilih kelak. Kalau kita lihat dari pengalaman, banyak program-program yang ditawarkan pada saat kampanye belum ataupun tidak dilaksanakan. Jangan sampai pendidikan dijadikan alat komoditas politik hanya untuk mengumpulkan suara, tanpa menjadikannya suatu kenyataan sesuai janji-janji mereka. Kita lihat saja nanti.
               

Senin, 21 Oktober 2013

Pilihan Ganda Tentang E-Bussines

1. Kegiatan bisnis atau jasa yang berkaitan erat dengan konsumen, manufaktur, ISP dan pedagang perantara denganmenggunakan media elektronik disebut:
a.       E-Banking
b.      E-Commerce*
c.       E-Payment
d.      E-Government

2. Proses yang terintegrasi untuk mencapai hasil yang efisien dan efektif dalam konsep E-Commerce disebut:
a.       Automation
b.      Interaction
c.       Streamlining*
d.      Transaction

3. Sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu disebut:
a.       B2C*
b.      C2B
c.       G2C
d.      C2G

4. Dibawah ini merupakan manfaat E-Commerce bagi perusahaan kecuali:
a.       Jangkauan Global
b.      Efisiensi Pengandaan
c.       Keterbatasan SDM*
d.      Kecepatan time to market

5. Meningkatkan hubungan dengan konsumen termasuk manfaat E-Commerce untuk:
a.       Perusahaan*
b.      pemerintah
c.       Konsumen
d.      Jawaban B dan C benar

6. Yang tidak mempengaruhi sistem pemasaran :

a. Produk                    c. Promosi
b. Keuangan *             d. Tempat

7. Manfaat E-Bisnis bagi organisasi, kecuali :
a. Meningkatkan produktivitas            c. Memperluas pasar
b. Banyaknya kompetitor *                d. Menekan biaya telekomunikasi

8. Bentuk sistem informasi yang berfungsi merekam semua aktivitas/kejadian di dalam perusahaan meliputi mencatat data, memproses data dan menghasilkan informasi baku atau standart disebut :
a. Cross-functional Enterprise Sistem                       c. Enterprise Aplication Integration
b. Transaction Processing Systems *                       d. Enterprise Collaboration System

9. Sistem informasi yang melintas batas berbagai area fungsional suatu bisnis agar dapat mengintegrasikan serta mengotomatisasikan proses bisnis disebut :
a. Enterprise Aplication Integration        c. Transaction Processing Systems
b. Cross-functional Enterprise Sistem * d. Enterprise Collaboration System

10. Manfaat E-Bisnis bagi konsumen, kecuali :
a. Memungkinkan berbisnis dari rumah
b. Memperluas pasar *
c. Memperoleh layanan yang mudah untuk diwujudkan
d. Beberapa barang bisa dijual lebih murah

Sistem Informasi Akuntansi

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.
Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi.
Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
·         SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
·         Berpegang pada prosedur yang relatif standar
·         Menangani data rinci
·         Berfokus historis
·         Menyediakan informasi pemecahan minimal     

Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :

·         Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
·         Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
·         Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:
·         Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
·         Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
·         Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :
·         SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan
·         SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi
Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:
·         Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
·         Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
·         Meningkatkan efisiensi
·         Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
·         Meningkatkan sharing knowledge
·         Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain :
·         Spesialis Informasi
·         Akuntan

Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan:
·         Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
·         Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.
Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.
Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :
·         Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
·         Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.
Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2, yaitu :
·         Informasi Akuntansi keuangan, berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
·         Informasi Akuntansi Manajemen, berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.
Sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal di mana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna.
Adapun kerangka kerja sistem informasi dibagi menjadi 2 yang utama yaitu : Sistem Informasi Manajemen dan Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
·         Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
·         Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
·         Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:
·         Sistem pemrosesan transaksi
mendukung proses operasi bisnis harian.
·         Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
·         Sistem pelaporan manajemen
yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :
·         Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
·         Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
·         Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?
Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
·         Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
·         Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
·         Meningkatkan efisiensi
·         Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
·         Meningkatkan sharing knowledge
·         menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

Ref : http://shienaanan.blogspot.com/

Selasa, 11 Juni 2013

Ngga Peka, Ngga Kaya

Siapa yang tahu arti judul tulisan ini? Sebenarnya judulnya cukup straight forward, begini..

Percaya ngga percaya, banyak banget inspirasi yang bisa kita dapatkan dari sekeliling kita, asal kita mau peka. Kata kunci: mau peka. Kenapa saya bilang gitu? Karena ya itu tadi, inspirasi itu ada di sekeliling kita, begitu juga kesempatan. Sayangnya, banyak dari kita yang ignorant (cuek). Kita ngga sadar bahwa menjadi orang yang peka itu penting dan banyak manfaatnya, sehingga kita 'ngga mau' peka.

Orang yang peka dengan sekeliling akan memenuhi pemikirannya selama dia membuka mata di pagi hari, hingga mengistirahatkan matanya ketika tidur di malam hari. Pertanyaan seperti apa?

- Kenapa koq begitu ya? Lalu..
- Bukankah sebaiknya dibuat begini ya?
- Apa lagi ya yang bisa dibuat lebih baik?
- Gimana caranya untuk membuatnya lebih efisien / lebih rapih / lebih besar / lebih cepat / lebih tepat / lebih impactful?
- dst

Tau ngga? Pertanyaan-pertanyaan itu adalah pertanyaan-pertanyaan yang juga memenuhi otak orang-orang peduli,.. orang-orang kreatif. Yes, dengan kata lain, orang-orang kreatif adalah orang-orang yang mau peka.

Mereka selalu memperhatikan hal-hal kecil, hingga hal-hal besar yang terjadi (dengan cara memperluas wawasan).. dan selalu menanyakan dirinya sendiri kenapa begini, kenapa begitu, apa yang bisa membuatnya lebih baik lagi?

Jadi,.. orang yang peka, adalah orang yang kreatif. Dan,.. orang yang kreatif, cenderung akan bisa mencari jalan untuk menjadikan dirinya sebagai orang yang kaya / sukses.

Mau kaya? Jadilah orang yang peka!

Masa Muda Cuma Sekali

Tau atau pernah nonton film "Back To The Future"? Di situ, mereka bisa seenaknya 'maju mundurin' waktu, karena ada alat yang diciptakan sama si Sang Professor. Itu film Hollywood!

Di kenyataannya, kita hidup cuma 1x. Kita ngga bisa 'maju mundurin' waktu. Kita mau bengong, mau tidur, waktu jalan terus. Setelah Agan membaca habis tulisan saya ini, kamu sudah melewati 1-2 menit waktu Agan.

Pertanyaannya: waktu yang Agan lewati itu, termasuk BERMAKNA atau TERBUANG SIA-SIA?

Siapa yang sering males-malesan? Kesehariannya diisi nongkrong di warung, ngerokok, ngegosip, nonton Tv (program yang tidak mendidik), dan seterusnya? Apa ngga berasa sayang ya ngebuang waktu? Tau kan, ngga peduli sekaya apapun Agan, Agan ngga akan pernah bisa membeli waktu!

Steve Jobs, salah satu orang terkaya di dunia,.. ketika kankernya semakin parah, dia ngga bisa beli waktu untuk lebih lama lagi hidup di dunia ini. No one can! Randy Pausch, seorang Professor yang terkenal dengan "The Last Lecture"-nya dan bukunya dengan judul yang sama juga ngga mampu membeli waktu ketika dia didiagnosa kanker.

Steve dan Randy sama-sama berusaha memaksimalkan hidup mereka di saat-saat akhir. Dan saya cukup yakin, ketika mereka meninggalkan dunia ini, mereka bahagia. Karena apa? Karena mereka tidak hanya memaksimalkan hidup mereka di saat-saat akhir saja, tapi mereka telah selalu berusaha semaksimal mungkin selama hidupnya. Buktinya apa? Pencapaian-pencapaian mereka selama hidupnya!

Nah, kita yang masih muda , seharusnya bisa belajar dari Steve dan Randy. Kita juga seharusnya bisa 'lebih sadar' lagi bahwa hidup ini cuma 1x. Masa muda kita juga cuma 1x. Jangan kita sia-siakan.

Pertanyaannya: Apa yang sudah Agan lakukan di dalam hidup ini, yang bisa Agan banggakan? Apakah pencapaian itu sudah cukup? Agan puas? Ngga ingin berusaha mencapai sesuatu yang lebih besar lagi, lebih banyak lagi? Agan ngga ingin bermanfaat untuk lebih banyak orang lagi? dan seterusnya...

Saya percaya, akar dari semua motivasi adalah KESADARAN akan pentingnya suatu hal. Kalau Agan sudah sadar bahwa hidup ini cuma 1x dan sayang kalau disia-siakan, Agan akan secara otomatis berusaha semaksimal mungkin 'setiap detiknya'.

Kalau bisa produktif di masa muda, sukses di usia muda,.. kenapa mesti buang-buang waktu dan nunggu sukses di usia tua?

Mau Sukses? Jadilah Bayi

Ada yang bisa tebak apa yang akan saya tulis di sini? Gini..

Ketika dulu Agan masih bayi, hampir semua barang pasti Agan mau masukin ke dalam mulut. Apakah barang itu tajam atau lebih besar dari mulut Agan,.. Agan punya keyakinan yang besar bahwa Agan akan bisa menaklukan barang itu, seolah-olah Agan ngga punya rasa takutnya.

Ketika umur 5 tahun, ketika ditanya sama orang tua atau paman dan bini, “Nanti kalau besar, kamu mau jadi apa?” Jawaban Agan ngga jauh-jauh dari, “Saya mau jadi Presiden”, “Saya mau jadi Astronot”, “Saya mau jadi Polisi”, “Saya mau jadi Pemadam Kebakaran”, “Saya mau jadi Dokter”, dan seterusnya.

Padahal.. kalau mau ditelaah, waktu umur segitu, Agan mana tau gimana caranya jadi Presiden, Astronot, Polisi, Pemadam Kebakaran, dan Dokter?! Emangnya gampang untuk bisa jadi profesi-profesi itu?
Semakin Agan beranjak dewasa, semakin ‘kecil’ cita-cita yang ingin dicapai. Yang tadinya mau jadi Presiden, akhirnya kalau ditanya mau jadi apa, jawabannya, “Hmm.. ngga tau.” Nah jawaban ini biasanya dilontarkan oleh mereka yang takut gagal. Mereka ngga mau pasang target, karena takut ngga bisa mencapainya.. takut ‘sakit’.

Kenapa, semakin otak manusia beranjak dewasa, semakin besar dan berkembang, kok malah semakin takut dalam membuat target? Bukankah justru seharusnya kita lebih pintar, dan lebih tahu gimana caranya untuk menggapai cita-cita?

Saya perhatikan, orang-orang sukses itu adalah orang-orang yang ngga punya rasa takut. Mereka ngga takut dalam bermimpi. Mereka ngga takut dalam men-set target. Mereka ngga takut dalam mengambil langkah pertama. Mereka ngga takut gagal. Mereka ngga takut ketika berhadapan dengan rintangan. Mereka ngga takut dicemooh orang lain ketika melakukan hal-hal yang mereka yakini. Dan masih banyak lainnya..

Mau sukses? Jadilah bayi!

Tips Meraih Sukses

Apa itu sukses? Semua orang punya definisi arti sukses yang beda-beda. Ngga ada yang salah. Bebas.


Kalau menurut saya, seseorang itu bisa dibilang sukses ketika dia berhasil mencapai apa yang dia targetkan diawal, atau ketika dia mendapatkan apa yang dia inginkan.


Beberapa ‘pesan’ saya berkaitan dengan kesuksesan:

1. Jangan melihat sukses hanya dari hal-hal yang besar. MISAL: Kalau Agan tadi malam ingin pagi ini bangun jam 08.00 dan berhasil bangun jam 08.00, berarti Agan sukses (untuk hal itu).

2. Arti sukses harus berkembang dari waktu ke waktu. MISAL: Ketika Agan masih duduk di bangku SD, target Agan adalah lulus SD. Ketika berhasil lulus SD, apakah berhenti di situ? Ngga kan? Target berikutnya: SMP, SMA, Kuliah, dan seterusnya.

3. Jangan hanya punya 1 arti sukses (target). MISAL: Kalau bisa jadi mahasiswa yang punya nilai akademis baik, punya bisnis yang sukses, kenapa tidak?

Nah, tips yang paling penting: Ngga ada artinya Agan mengejar kesuksesan, kalau sepanjang perjalanannya, Agan ngga bisa nikmati.

Sukses adalah sebuah tujuan dan proses pada saat yang bersamaan. Menurut saya, kalau bisa menikmati perjalanan menuju sukses, kenapa mesti baru nikmatinnya ketika suatu hari nanti sukses?

Gimana caranya? Jangan pernah puas.. berusaha terus untuk berbuat lebih, untuk #AchieveMore. Tapi pada bersamaan, bersyukurlah. Sadarilah bahwa #HidupIniIndah.